Jika kena tilang, maka harus?

Tgl 18 Oktober dipagi hari ane kena tilang, kebetulan ane lupa menyalakan lampu, pas liat dari kejauhan ada polisi langsung ingat dan nyalain lampu. Tapi memang hebat mata polisi, dia bisa lihat walau dari jauh. Langsung ane distop dan basa-basi awal seperti biasa dan intinya ane kena tilang.

Pas didalam pos polisi ane minta untuk bayar langsung ke Bank atau dalam kata lain, ane minta yang slip biru. Tapi anehnya polisi malah mengarahkan saya untuk slip merah, dengan menakut-nakuti biayanya bisa lebih mahal dan segala macam. Padahal  Polisi harusnya memberikan slip biru bila si pelanggar mengakui kesalahannya tanpa harus adu urat leher. Sedikit mengutip dari web lain untuk mengetahui bedanya slip merah dan slip biru.

SLIP MERAH : surat tilang ini diberikan apabila terjadi kesalahan di jalan raya dan pengendara tersebut tidak mengakui kesalahannya (mangkir) yang disebutkan oleh petugas jalan raya (POLANTAS) dan akan dikenakan denda sesuai dengan beratnya kesalahan yang telah dilakukan melalui proses pengadilan.

SLIP BIRU : surat tilang ini diberikan apabila terjadi kesalah di jalan raya dan pengendara mengakui kesalahannya (tidak mangkir) yang disebutkan oleh petugas jalan raya (POLANTAS) dan akan dikenakan denda maksimal Rp 50.600,- (Lima puluh ribu enam ratus rupiah) serta dapat dibayarkan melalui Bank yang ditunjuk tanpa harus melalui proses pengadilan. Yang artinya Rp 50.000,- masuk ke kas negara dan Rp 600,- untuk petugas yang menanganinya dan itupun baru bisa diambil pada bulan berikutnya.

Dan pada akhirnya ane dapetkan tuh slip biru, dan disitu dikenakan Rp.1 juta dendanya (dalam hati ane berkata “padahal buat modal produksi kostum bola nih”), karena ane gak bawa SIM katanya. Ya sudah akhirnya ane dengan ngurut dada tapi dengan bangga bisa menjalankan sesuai aturan yang ane tahu. Langsung ane ke BRI untuk bayar denda tersebut.

Keesokan harinya karena aktivitas kerja, ane minta tolong adik ane ngambil STNK ane di POLRES dengan bawa bukti pembayaran dari BRI. Menurut info dari adik ane, pas saat ambil STNK ada polisi yang baik bilang “Ini nanti ikut sidang aja, paling cuma kena 50 rb, sisanya bisa diambil balik di BRI lagi”. Dalam hati ane cuma berucap, Alhamdulillah ternyata masih ada Polisi yang baik hati.

Pada saatnya sidang, orang-orang semua menoleh ke arah adik ane karena dengar bayar Rp.1 Juta, apa karena janggal atau takjub kali yah bisa bayar segitu untuk tilang hehehe. Dari keputusan sidang ane cuma dikenakan Rp.75 ribu aja. Setelah ane dapat surat pengantar dari Kejaksaan langsung deh tuh uang bisa ditarik balik sisanya.

Sebenarnya gak repot untuk menjalankan sesuai aturan, asal kita mau. Gak perlu damai-damai dijalan kalau kena tilang, lebih baik langsung bayar ke BRI dengan minta Slip Biru. Selain kita membantu memberantas Korupsi, urusan juga lebih mudah.

==============
Source Quote :

http://acepentura.blogdetik.com/2008/11/12/surat-tilang-slip-merah-slip-biru/
Search di Google dengan keyword “Slip Merah dan Biru”

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: