IJAZAH pesanan orangtua

“Nak sekolah yang tinggi, biar gampang cari kerja” itulah pesan sebagian besar orangtua kepada anaknya yang menyebabkan terbentuknya paradigma di masyarakat kalau mau hidup senang harus punya IJAZAH, apalagi kalau dapat dari Universitas Negeri yang punya nama terkenal.

Apakah dilarang kalau punya pikiran demikian? tentu tidak. Apalagi ada yang berpendapat meraih IJAZAH Perguruan Tinggi adalah amanah orang tua. Tapi apakah tidak menjadi beban dan bahkan sia-sia ketika mendapatkan IJAZAH ternyata tidak menjamin dapat pekerjaan yang layak. “Ente udah disekolahin tinggi-tinggi masih aja nganggur, sono keluar gih cari kerja daripada diem aje dirumah”. Ini sepenggalan komentar yang ane ambil dari sebuah sinetron komedi di televisi yang menjadi potret masyarakat kebanyakan.

Istilah “Tuntutlah ilmu hingga ke negeri Cina” sudah berubah menjadi “Tuntutlah IJAZAH biar cepat dapet kerja”. Karena apa? yah karena pesan orang tua tersebut yang telah mengontrol pola pikir kita, sehingga merubah fokus kita yang seharusnya mencari Ilmu menjadi mencari Ijazah agar mudah dapat kerja. Bukannya ngajarin ngelawan orangtua, tapi kita harus bisa kasih pengertian ke orangtua.

Pada intinya orangtua hanya ingin kita tidak hidup susah dikemudian hari. Masalah IJAZAH itu nomor ke sekian, kalau mau kuliah fokuslah pada keahlian atau ilmu yang kita inginkan masalah pekerjaan bisa kok tanpa IJAZAH (kapan-kapan ane bagi tipsnya Kerja di Perusahaan tanpa IJAZAH). Apalagi sekarang biaya kuliah mahalnya ampun-ampun deh, sayang kalau cuma dapat IJAZAH doang, mendingan diputerin buat modal usaha hehehe.

Iklan
  1. Salam kenal ah, sesama warga Bekasi….

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: